Orangtua Cemaskan Ospek di PT

Orangtua Cemaskan Ospek di PT

- detikNews
Senin, 30 Agu 2004 12:46 WIB
Jakarta - Setiap tahun ajaran baru, para orangtua dilanda cemas. Mulai dari rebutan bangku di sekolah negeri, hingga mahalnya ongkos pendidikan. Kini cemas yang datang adalah orientasi pengenalan kampus alias Ospek bagi mahasiswa baru (maba).Orangtua patut cemas karena sudah bukan rahasia lagi bahwa pelaksanaan ospek seringkali penuh kekerasan. Kasus Ospek yang mengemuka pekan lalu adalah ospek di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang menyebabkan sejumlah mahasiswa jatuh sakit dan mengalami patah tulang. Meski korban jatuh, tapi Ospek tetap berlanjut hingga berakhir sesuai jadwal.Seorang pembaca detikcom yang juga orangtua seorang mahasiswa baru di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (30/8/2004) juga dilanda gelisah. Pasalnya, sang putra tercinta mendapatkan perlakuan kasar para seniornya selama ospek."Kami selaku orangtua mahasiswa naru di UNJ Jakarta sangat prihatin atas panitia Ospek di UNJ Jakarta tersebut. Sebab anak kami mengikuti Ospek mendapat perlakuan yang sangat kejam yaitu dipukul dan ditendang. Lebih dari itu dipukul ramai-ramai di kamar mandi," ceritanya. Pembaca tersebut tidak bersedia menjelaskan identitas rinci putranya karena takut diintimidasi.Pekan lalu, redaksi juga menerima sejumlah email yang mengecam Ospek di Unhas yang menyebabkan banyak maba dilarikan ke rumah sakit. Pembaca mengecam nuansa militerisme di kampus dalam penyelenggaraan ospek. Padahal di sisi lain, mahasiswa seringkali menggelar demonstrasi antimiliter. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads