"Sambil berjalan kaki dia menembakkan senpi ke udara hingga membuat warga di lokasi panik. Kita sita senpi jenis FN merek Browning Hi-Power Automatic, kaliber 9 mm," kata Kanitreskrim Polsek Penjaringan, AKP Aris Tri, saat dihubungi, Rabu (22/8/2012).
Kejadian ini terjadi pada pukul 20.00 WIB Selasa (21/8) kemarin. Slamet ditegur oleh warga karena mabuk-mabukan dan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Namun Slamet tampaknya tidak terima mendapatkan teguran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suara letusan membuat panik warga yang akhirnya melapor ke Polsek Penjaringan. Mendapatkan laporan warga, aparat kepolisian klangsung mengamankan Slamet. Polisi menyita satu selongsong peluru berkaliber 9 mm.
"Saat diamankan di lokasi, tersangka tidak melawan. Satu buah selongsong berukuran 9 mm kita sita bersama pistolnya," ucap Aris.
Kasus ini sendiri akhirnya dilimpahkan ke Polres Jakarta Utara, Slamet sendiri masih masih menjalani pemeriksaan.
(vid/tor)











































