Demo di Istana, Mahasiswa Tolak Pemimpin Sekuler
Senin, 30 Agu 2004 11:12 WIB
Jakarta - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasanmenggelar unjuk rasa di Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (30/8/2004). Peserta aksi yang memakai ikat kepala bertuliskan "Gema Pembabasan" ini menyerukan penolakannya terhadap pemimpin sekuler. Massa juga menuntut perubahan sistem negara Indonesia dari sekuler menjadi negara Islam.Massa membawa berbagai spanduk yang, antara lain, berbunyi, "Bebaskan Indonesia dari Kepemimpinan Sekuler", "Kepemimpinan Republik No, Kepemimpinan Khilafah Yes", dan "Koalisi Pelangi Penghambat Syariat".Sebelumnya massa menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Thamrin. Setelah itu mereka melakukan longmarch menuju Istana Merdeka. Sebagian peserta aksi adalah wanita, dan semunya memakai jilbab.Koordinator aksi M. As'ad menyatakan pihaknya hanya menawarkan sistem karena sistem yang ada saat ini sudah merugikan. Bukan hanya untuk Islam, tapi umat lainnya juga. "Yang kami lakukan ini hanya proses penyadaran saja."Namun ketika ditanya siapa yang dimaksud kepemimpinan sekuler, As'ad enggan menjawab. "Kita hanya memberikan opini kepada rakyat," ujarnya seraya menjelaskan bahwa aksi ini digelar serentak di beberapa kota. Antara lain Surabaya dan Kendari.
(gtp/)











































