Berdasarkan data rekapitulasi kecelakaan nasional yang dikeluarkan oleh posko harian tingkat nasional angkutan lebaran terpadu tahun 2012, Rabu (21/8/2012), tercatat pada H+1 terjadi 309 kecelakaan yang meninggalkan kerugian materil sebanyak Rp 582.472.250. Sedangkan kerugian materil tertinggi saat ini terjadi pada H-4 lalu sebanyak Rp 1.024.831.000 akibat terjadinya 337 kecelakaan.
Jumlah kecelakaan terbanyak terjadi pada H-3 lebaran, sebanyak 383 kecelakaan. Namun memiliki kerugian materil terendah saat ini, yakni hanya sebesar Rp 58.800.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kementerian perhubungan juga mencatat terjadinya kenaikan jumlah arus mudik sebanyak 13,73 persen dibandingkan tahun lalu. Angka ini merujuk pada 9.419.933 moda angkutan mudik pada tahun ini dibandingkan tahun lalu yang hanya sebanyak 8.282.093.
(vid/ega)










































