Kepala Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Darmanto, menerangkan saat kejadian Mahendra sangat kaget usai ditabrak Andre. Pasalnya saat itu kondisi jalan tengah sepi dan Mahendra pun sudah memberi tanda untuk berbelok ke kiri.
"Suasana sepi, tiba-tiba brak! Dia (Mahendra) langsung lihat motor hantam tiang patok, dia lihat motor jatuh dan hantam pot, dia hentikannya mobil turun. Dia lihat pergerakan korban masih hidup luka diketahui di dada dan leher," terang Darmanto dalam jumpa persnya di kantornya, Jl MT Haryono, Jaksel, Rabu (22/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat hantam ngga pecah," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Andre tewas dalam kecelakaan saat mengendarai motor Ducati Paul Smart-nya. Ia tewas setelah terlibat kecelakaan dengan Kijang Innova di Jalan Sudirman, Jakarta. Jenazah Andre dimakamkan di San Diego Hills, Karawang.
(mok/ega)










































