Ratusan Mahasiswa Demo Pelantikan DPRD Jabar
Senin, 30 Agu 2004 10:02 WIB
Bandung - Pelantikan 100 anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) diwarnai demonstrasi, Senin (30/8/2004). Sekitar 300 mahasiswa menolak anggota DPRD lama yang terkait kasus dana kavling, yang terpilih lagi menjadi wakil rakyat periode 2004-2009.Aksi pertama digelar oleh 50-an aktivis KAMMI Daerah Bandung. Mereka dihadang aparat di dekat Alun-alun, yang berhadapan dengan Gedung Merdeka, Jl.Asia Afrika, Bandung, lokasi pelantikan DPRD Jabar.Dalam penjagaan ketat aparat, para pendemo membacakan tuntutannya. Pertama, mereka menolak seluruh anggota Dewan yang terkait kasus Kavlinggate."Entah KPU atau Kejaksaan atau siapa pun tidak mengerti atau pura-pura tidak tahu caleg-caleg terplih masih ada dari anggota legislatif periode kemarin yang notabene pelaku kasus dana kanvling, pencuri uang rakyat," tegas mereka.Tuntutan kedua, mendesak anggota DPRD yang baru melaporkan harta kekayaannya. Ketiga, menuntut transparansi pengelolaan APBD per triwulan. Keempat, menuntut 20% dari APBD untuk pendidikan."Rakyat Jabar kembali dikecewakan. Sebelum dilantik, pesta penyambutan menghabiskan anggaran daerah Rp 500 juta. Untuk fasilitas karantina di hotel mewah atau sekadar baju seragam menghabiskan puluhan dan ratusan juta rupiah," protes pendemo.Aksi lainnya digelar oleh Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Jabar (Himapersis), Aliansi Jabar Bersatu (AJB), HMI dan BEM se-Bandung Raya. Mereka juga memrotes dilantiknya kembali anggota DPRD lama yang diduga terlibat kasus dana kavling.Pada tahun 2002, tiap anggota DPRD Jabar digelontori duit Rp 200 juta/orang yang kemudian dikenal kavlinggate. Hingga kini kasus itu ditangani Kejati Jabar.
(nrl/)











































