"Sedikitnya 600 penumpang telah berangkat pagi ini melalui stasiun Tegal. Ini adalah jumlah yang cukup banyak untuk pemberangkatan penumpang pada hari setelah lebaran," kata Priambodo, salah satu petugas Posko Lebaran Stasiun Tegal saat ditemui di Stasiun Besar Tegal, Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (21/8/2012).
Priambado menerangkan seluruh penumpang arus balik tersebut berangkat menggunakan kereta ekonomi Tegal Arum. Pemberangkatan penumpang pagi ini mengawali arus balik ke Jakarta melalui Stasiun Besar Tegal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah penumpang arus balik yang berangkat pagi ini, memang sengaja memilih kembali ke Jakarta lebih awal untuk menghindari keramaian dan meminimalisir risiko tak mendapatkan kendaraan.
"Tiket Tegal Arum inipun kami dapat jauh-jauh hari sebelum lebaran. Jadi kami memilih balik ke jakarta hari ini daripada terlantar," ujar Untung (37) warga Dukuhwaru, Slawi, Tegal, yang bekerja di sebuah bengkel kawasan Sunter, Jakarta.
Hal senada juga dikemukakan oleh Anshori (30), warga Margadana, Kota Tegal. Ia bersama keluarganya memilih kembali ke Jakarta pagi ini agar bisa beristirahat sepulang dari arus mudik. "Jadi saat beraktivitas lagi nanti kami ndak capek karena ada waktu untuk beristirahat di kota perantauan," ujar lelaki yang sudah 5 tahun berdagang warteg di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, ini.
Puncak arus balik di Stasiun Besar Tegal diperkirakan akan terjadi pada H+5 Lebaran.
(tor/tor)











































