"Kami imbau pemudi yang menggunakan motor bisa memilih menggunakan transportasi umum seperti bus atau kereta. Motornya lebih dikirim saja, menggunakan paket pengiriman," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, saat berbincang, Senin (20/8/2012) malam.
Menurut Bambang, melakukan perjalanan jauh menggunakan motor, apalagi dalam situasi mudik dan arus balik, memiliki resiko yang cukup besar. Kalaupun para pemudik tetap ingin mengendarai motor untuk kembali dari kampung halaman, maka dia berharap para pemotor dapat lebih berhati-hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seingat saya terakhir datanya sudah 512 orang yang tewas. Makanya, apabila masih tetap akan menggunakan sepeda motor, diharapkan dapat benar-benar bisa memperhatikan keselamatan, istirahat yang cukup," ujarnya.
(tor/tor)











































