Memasuki hari ke 2 Lebaran, sentra pusat oleh-oleh telur asin khas Brebes yang memanjang di sepanjang jalur utama Wanasari, Kabupaten Brebes, diserbu pemudik. Ribuan orang sepanjang pagi hingga malam hari memadati puluhan toko dan kios yang menjual telur asin di kawasan tersebut.
Sebagian pembeli memborong oleh-oleh khas Brebes ini untuk buah tangan sepulang mudik nanti, sementara sebagian lainnya membeli untuk dikonsumsi di rumah bersama keluarga dan kerabat mereka untuk sekedar bernostalgia. ”Sejak pagi kawasan ini ramai pembeli mas, ada yang memborong sampai berpuluh-puluh lusin dimasukkan ke dalam mobil,” ucap Ridho (36) salah satu pedagang Telur Asin, saat berbincang dengan detikcom, Senin (20/8/2012).
Menurut Ridho, jumlah ini akan terus meningkat hingga musim arus balik. Karena tidak hanya warga Brebes dan sekitarnya saja, namun pemudik yang melintas di kawasan tersebut banyak yang akan mampir untuk membeli telur asin. Kabupaten Brebes, selama ini memang dikenal sebagai sentra penghasil Telur Asin terbesar di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pusat penjualan di Brebes, telur asin ini juga telah disalurkan ke berbagai kota di Indonesia. Untuk di Brebes sendiri, berbagai jenis olahan disajikan oleh para pengusaha telur asin. Mulai dari telur asin panggang, telur asin rebus , hingga telur asin bakar. Banyak konsumen telur asin yang memarkir kendaraan di sepanjang tepi jalur pantura kawasan tersebut juga menyebabkan lalu lintas disepanjang kawasan tersebut tersendat. (tor/tor)










































