Istri Widyo Nur Wiyanti sempat menangis saat mengaji di depan peti jenazah suaminya. Nur Wiyanti yang sekarang tengah mengandung 5 bulan cuma bisa pasrah terhadap kepergian suaminya.
Pihak keluarga sendiri mengaku sudah bisa menerima kepergian Widyo. Ibu kandung Widyo sudah iklas walau sempat percaya tidak percaya dengan kejadian ini.
"Kita sudah bisa iklas sekarang meski sempat tak percaya," kata Ibu kandung Widyo, Nany Sukarni ketika diwawancara di kediamannya, Minggu (19/05/2012).
Pihak keluarga juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mengurusi jenazah Widyo dari proses evakuasi hingga kembali ke tanah air. Kepada pemerintah Indonesia juga, pihak keluarga mengucapkan terimakasih.
"Kami sangat berterimakasih sekali, karena dari awal hingga sekarang kita tidak keluar biaya sama sekali untuk mengurusnya," ungkap Wardjijanto, Ayah Widyo.
Jenazah Widyo diterbangkan dari Nigeria dengan menggunakan pesawat Emirates pada pukul 3 sore waktu Nigeria. Setelah itu jenazah tiba di Bandara Soekarno pada pukul 22.48 WIB. Jenazah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Proses identifikasi sendiri terbilang memakan waktu yang cukup lama, lebih kurang 2 bulan 16 hari jenazah Widyo berada di Nigeria. Proses uji DNA sendiri memakan waktu hingga dua kali uji coba yang dilakukan di London, inggris. "Saya sampai dua kali dites DNA," jelas Wardjijanto.
(mok/mok)











































