"Saya dapat info, kini walaupun masih merayap tapi tidak seperti tahun lalu berhenti total di Pantura terutama," jelas Mangindaan di sela-sela mudik gratis dengan Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakut, Sabtu (18/8/2012).
Mangindaan menambahkan, melihat dari kondisi kendaraan angkutan umum, mulai dari bus dan kereta api, hingga kini tidak ada ganggun yang terjadi. Arus mudik boleh dikatakan berlangsung lancar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau ada beberapa titik yang masih padat merayap, seperti di Simpang Jomin, Mangindaan sudah meminta agar dilakukan monitor dan buka tutup di kawasan itu, dengan arus mudik yang berangkat yang diutamakan.
Sedang terkait jumlah korban meninggal karena kecelakaan, Mangindaan yakin tidak semua dari 400-an korban itu meninggal karena mudik.
"Asal ada yang meninggal itu dibilang mudik. Oh belum tentu. Ada yang di kota-kota yang di lokal trafic, itu tidak termasuk mudik. Jadi saya belum percaya kalau itu semua karena mudik. Kalau tahun lalu sampai 700-an orang itu karena mudik semua, kalau sekarng kita belum tahu, belum liat angka pastinya," terang Mangindaan.
(ndr/ndr)











































