Untuk arus mudik yang menggunakan layanan kereta api (KA), terjadi penurunan penumpang KA Utama dibanding tahun 2011 sebesar 19,16 persen pada H-3 atau Kamis (16/8).
"Untuk yang KA Utama penumpangnya sebesar 91.314 penumpang. Untuk yang KA Lokal, penumpangnya sebesar 47.153. Jadi totalnya ada 138.467," ujar Ketua Posko Harian Kemenhub, Ichwanul Idrus, di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak H-7 naik 9,70 persen. H-6 naik 4 persen. H-5 naik 4,91 persen, H-4 naik 11,95 persen. H-3 naik 5,38 persen. H-2 naik 11,43 persen. Penumpang yang naik saat H-2 itu 165.666. Kalau diakumulasikan dari H-7 mencapai 1.005.517 penumpang," jelas Ichwanul.
"Jika kita lihat, H-4 sudah puncak dan setelah itu trennya menurun. Tapi kemungkinan hari ini bisa meledak," sambungnya
Sementara itu pengguna moda transportasi penyebrangan laut, dari 52 pelabuhan di Indonesia yang dipantau terdapat penurunan penumpang pada posisi H-1 Lebaran dibanding tahun 2011.
"Sejak H-15 hingga H-2, penumpang naik sebanyak 704.287 orang sedangkan penumpang turun sebanyak 637.097 orang. Pelabuhan terpadat di Batam dengan penumpang naik sebanyak 66.715 orang dan yang turun sebanyak 41.097 orang," kata Ichwanul.
"Pada tahun 2012 posisi H-1, penumpang naik lebih rendah 51,68 persen dibanding 2011. Sementara yang turun lebih rendah 59,87 persen," sambungnya.
Sementara untuk jalur darat, terdapat penurunan volume kendaraan sampai H-3 dari pemantauan pos Merak dibanding tahun 2011. Total kendaraan yang melintas untuk semua jenis adalah 9214 kendaraan. Sementara tahun 2011 di waktu yang sama mencapai 12.275. Jumlah ini jauh di rata-rata normal yang mencapai 20.108 kendaraan.
Dari pos pemantauan Sadang, juga mengalami penurunan dibanding H-3 tahun 2011. Tercatat 5.518 kendaraan melintas, lebih rendah 46,94 persen dibanding 2011. Hal tersebut masih jauh di rata-rata normal yang mencapai 18.364 kendaraan.
(dhu/mpr)











































