Dari informasi yang dihimpun detikcom, selain enam korban tewas, enam korban lainnya mengalami luka parah dan dirawat di RS Suwondo Kendal dan RS Tugu Semarang.
Peristiwa terjadi saat bus Garuda Mas bernomor polisi E 7936 HA yang dikemudikan Budi Santoso kehilangan kendali di tikungan jalan arteri Kaliwungu karena memacu kecepatan terlalu tinggi dari arah Semarang. Akibatnya bus melewati pembatas jalan dan menghantam L 300 bernomor polisi B 2806 MB yang dikemudikan Sugiyono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban tewas yang masih satu keluarga tersebut adalah sopir minibus L 300, Sugiyono dan 5 penumpang lainnya yaitu Agung Hariyadi, Alin Tiastiani, Surani, Taskia, Rusyanto dan balita umur 2 tahun bernama Taskia. Penumpang bus lainnya yang terluka parah adalah Putra Kurniadi, Dedi Triatmo dan Slamet Budiono. Rombongan tersebut hendak menuju Solo.
Akibat peristiwa tersebut, sempat terjadi kemacetan panjang di jalan arteri Kaliwungu. Sementara itu sopir bus, Budi Santoso diamankan polisi. Hingga kini polisi masih melakukan oleh TKP untuk melakukan penyelidikan.
"Saat ini kami masih melakukan koordinasi dan olah TKP," kata seorang petugas satlantas Kendal kepada detikcom, Sabtu (18/8/2012).
(alg/van)











































