Data posko lebaran Terminal Tegal menyebutkan, hingga Jumat (17/8) malam sebanyak 12.322 penumpang arus mudik telah turun menggunakan armada yang berhenti di stasiun kota Tegal. Sebagian besar dari mereka adalah warga kota Tegal, Slawi dan Brebes yang menggunakan Terminal kota Tegal sebagai pemberhentian terakhir.
"Jumlah tersebut belum termasuk penumpang arus mudik asal kota Tegal dan sekitarnya yang menumpang bus antar lintas dan turun di pinggir jalan tanpa melalui pintu masuk terminal kota Tegal," ucap Odam Marsusanto, Kepala Terminal Tegal, kepada detikcom, Jumat (17/8/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mengikuti program mudik bareng.
Perantau yang turun di Terminal Tegal merupakan perantau dengan berbagai profesi dari mulai buruh, pembantu rumah tangga , pedagang asongan di Jakarta, maupun pedagang warteg dengan dominasi 50 persen adalah pedagang warteg.
Angka ini dipredisksikan akan naik pada malam takbiran esok hari.
(van/van)










































