Dikendarai ABG, Mobil Dinas Tabrak 8 Orang di Depok

Dikendarai ABG, Mobil Dinas Tabrak 8 Orang di Depok

Hendrik Isnaini Raseukiy - detikNews
Kamis, 16 Agu 2012 23:01 WIB
Dikendarai ABG, Mobil Dinas Tabrak 8 Orang di Depok
Mobil yang menabrak 8 orang di Depok (Hendrik/detikcom)
Jakarta -

Kecelakaan mobil menabrak pejalan kaki kembali terjadi. YAP (16) yang mengendarai mobil dinas orang tuanya, menabrak 8 orang di Depok, Jawa Barat.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, YAP yang belum mahir mengendarai mobil menabrak pengendara sepeda motor di Pondok Duta Sukmajaya.

"Pelaku menabarak dua orang yang sedang berboncengan motor. Karena panik, dia malah lari tancap gas," ujar Kapolsek Beji AKP Agus Widodo kepada detikcom di Mapolsek Beji, Kamis (16/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukannya berhenti, YAP yang panik terus tancap gas meninggalkan korban yang terkapar di jalanan. Peristiwa ini diketahui saksi mata Danil Marilutua. Danil kemudian mengejar pelaku hingga ke Jalan Ir. Juanda.

"Di Pospol Lantas di Simpang Pondok Cina Saksi mata melapor ke anggota jaga. Yang kemudian mengejar pelaku tabrak lari," sebut Agus Widodo.

Memasuki Jalan Margonda, pelaku terus tancap gas ke arah selatan. Di jalan yang ramai ini, YAP berusaha masuk ke jalan perkampungan, Jalan Fatimah. Di sini YAP kembali menabrak 6 pejalan kaki.

"Dia bertambah panik dan terus tancap gas, sampai akhirnya terhenti setelah menabrak tembok pagar sebuah rumah di Gang Ciliwung Bawah," lanjut Agus.

Warga yang marah spontan mengeroyok YAP hingga babak-belur. "Kami marah karena dia bawa mobil ugal-ugalan di jalan kampung. Ya jadi dikeroyok. Tapi mobilnya nggak jadi dibakar," ujar saksi mata bernama Arul.

Menurut Agus Widodo, korban tabrakan sudah dibawa ke rumah sakit. Sementara YAP yang babak belur dihajar warga, dirawat di RS Mitra Keluarga, Depok.

"Orantuanya sudah dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Korban ada yang mengalami luka lumayan parah dan sedang di rawat di pelbagai rumah sakit," kata Agus menambahkan.

(fdn/fdn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads