"Diperkirakan kepadatan kendaraan saat arus mudik akan terjadi malam ini dan besok," kata Prasetyo Kencono, Kepala Posko Mudik Dishubkominfo Jateng, saat dihubungi melalui telepon, Kamis (16/8/2012).
Dari pantauan detikcom, jumlah kendaraan memang meningkat dari hari biasa, namun tidak ada tumpukan kendaraan yang menyebabkan kemacetan. Hanya saja arus lalu lintas akan sedikit tersendat saat melewati pasar Mranggen, karena masih ada aktifitas dagang terutama di toko pakaian yang masih buka sampai malam hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menghindari macet dan panas. Kalau besok mungkin siang atau malam pun sudah macet," katanya saat ditemui disela perjalanan.
Pasar Mranggen memang selalu menjadi titik macet saat arus mudik tiap tahunnya. Hal tersebut selain disebabkan oleh adanya aktivitas pasar, juga karena lampu traffic light yang dibiarkan mati.
Titik lain yang diperkirakan mengalami kemacetan saat puncak arus mudik yaitu pasar Karangawen pun terpantau sepi. Hanya saja pemudik terutama yang menggunakan motor diharapkan menggunakan pelindung mulut dan hidung karena debu yang bertebaran cukup tebal.
Tiap tahunnya, menurut Anggraini, dua titik kemacetan yang merupakan pasar tersebut mengalami kondisi lalulintas padat merayap saat malam takbiran karena banyaknya aktivitas warga yang memperingati datangnya Idul Fitri.
"Biasanya ada arak-arakan takbir keliling jadi jalanan macet total dan hanya bisa berjalan dibelakang mereka," pungkas Anggraini.
Sebelumnya, Kepala Dishubkominfo Provinsi Jateng, Urip Sihabudin mengatakan, Perkiraan arus mudik dan balik akan terjadi pada H-2 yaitu tanggal 17 Agustus hingga H+6, 26 agustus.
"Prediksi puncak arus mudik adalah tanggal 17 hingga 18 Agustus, sedangkan arus balik adalah 24 hingga 26 agustus," kata Urip Sihabudin.
(alg/fdn)











































