Arus Mudik Tinggi, Bandara Cengkareng Tambah ATC & Perbantukan Mahasiswa

Arus Mudik Tinggi, Bandara Cengkareng Tambah ATC & Perbantukan Mahasiswa

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikNews
Kamis, 16 Agu 2012 18:45 WIB
Arus Mudik Tinggi, Bandara Cengkareng Tambah ATC & Perbantukan Mahasiswa
Jakarta - Mengimbangi arus mudik yang tinggi, Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menambah tenaga Air Traffic Control (ATC) dan memperbantukan mahasiswa. Maklum, frekuensi penerbangan meningkat pesat melayani para pemudik.

"ATC ditambah, karena ada regenerasi, ya kita memadai. Rata-rata ada 52 pesawat (take off-landing) per jam di 2 landasan. Jadi penerbangan yang ada di golden time ini kita harapkan load factor extra flight lebaran tidak ada arus penerbangan yang delay," ujar Senior Deputy General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto.

Hal itu disampaikan Bram ketika dihubungi detikcom, Kamis (16/8/2012). Bram menambahkan petugas ATC yang ditambah di bagian desk selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk keamanan, dibantu personel TNI/Polri, Pramuka dan mahasiswa.

"Ada adik-adik Pramuka membantu menyeberangkan jalan di Terminal 1 yang padat. Di terminal 1, 2,3 juga dibantu mahasiswa. Mereka menjadi duta bandara dengan baju mencolok, seperti berwarna hijau. Ada yang membawa HT, ada yang bersepatu roda. Ada sekitar 60-70 orang," jelas Bram.

Para pemudik di Bandara Cengkareng ini bisa meminta tolong mereka untuk bertanya atau meminta bantuan.

Sementara kegiatan renovasi perluasan parkir inap tidak mengganggu arus mudik.

"Pengguna jasa penumpang agar datang ke bandara lebih awal untuk menghindari penumpukan penumpang yang memperlama proses mereka check in. Penumpang datang lebih awal jangan membeli tiket pada calo, pakailah transpor yang resmi jangan taksi gelap," imbaunya.

Untuk tren peningkatan penumpang, seperti dilansir dari situs http://poskoangud.dephub.go.id/, jumlah penumpang untuk keberangkatan di Cengkareng sudah meningkat sejak H-5 sampai H-4 kemarin, yakni 58.011 pada H-5 dan 64.445 pada H-4. Sedangkan untuk tren kedatangan penumpang menurun dari H-7 sekitar 53 ribu dan H-4 sekitar 49 ribu.

Sedangkan untuk keberangkatan pesawat, terjadi kenaikan dari H-9 yang sebesar 353 pesawat hingga H-4 yang sebesar 423 pesawat.

(nwk/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads