Pantauan detikcom, ratusan calon penumpang tumplek blek di trotoar sisi luar terminal. Mereka rela berpanas-panasan dan berdebu sambil menunggu bus tujuan mereka tiba. Alasannya, selain ruang tunggu yang penuh, para pemudik juga bisa langsung mengetahui kedatangan bus dan langsung menumpanginya.
"Nggak apa-apa di sini sambil lesehan walaupun panas. Kalau di ruang tunggu penuh banget dan pengap. Kalau di sini bisa langsung kelihatan busnya," ujar Handoko, salah seorang pemudik yang sudah menunggu sejak pukul 14.00 WIB di terminal Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (16/8/2012).
Tampak pemudik yang berdiri di pinggir jalan sambil membawa koper dan tas besar, bahkan ada beberapa dari mereka yang sambil menggendong anaknya yang masih kecil di bawah teriknya sinar matahari.
"Saya mau ke Solo. Kalau di dalam busnya nggak kelihatan dan susah dapat tempat duduk. Kalau di sini bisa langsung masuk bus. Nggak apalah seperti ini, sudah biasa dari tahun ke tahun," ujar Asih sambil menggendong anaknya yang masih balita.
Tidak kasihan dengan anaknya? "Ya mau bagaimana lagi. Kalau nggak begini susah dapat tempat duduk," jawabnya.
Kondisi terminal Kalideres saat ini semakin dipadati para pemudik. Ruang tunggu terminal ini tampak sangat penuh. Sementara aktifitas keluar masuk bus semakin meningkat. Ketika bus datang, langsung dikerubuti oleh para pemudik.
(jor/nwk)











































