Rachmawati Bantah Dukung Mega
Minggu, 29 Agu 2004 11:24 WIB
Jakarta - Persatuan tiga putri Bung Karno dalam Pilpres putaran kedua pupus sudah. Persatuan awalnya disampaikan Sukmawati yang menyebut dirinya mendukung Mega. Sukma lantas menyatakan Rachma akan segera bergabung. Namun ternyata Ketua Umum Partai Pelopor Rachmawati yang merupakan adik Mega membantah."Saya membantah keras pernyataan Sukma, konon (Partai pelopor) sudah melakukan koalisi dengan PDIP. Tolong ini di-underline bahwa itu tak benar," kata Ketua Umum Partai Pelopor Rachmawati dalam jumpa pers sebelum pembukaan HUT ke-2 dan Rapat Kerja Nasional Partai Pelopor di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (29/8/2004).Rachma mengakui adik-adiknya selama ini memang cukup intens mendekati dirinya untuk bergabung dalam koalisi untuk mendukung Mega. Ia juga menyatakan dalam waktu dekat ada pertemuan keluarga. Namun ditegaskan pertemuan itu bersifat kekeluargaan."Dalam waktu dekat ini mungkin minggu belakangan ini ada approach (pendekatan) dari Mega yang ingin silaturahmi ke rumah saya. Saya katakan please my sister, tak ada masalah. Tapi tak ada satu deal politik apapun," jelas Rachma.Dalam rakernas, Partai Pelopor akan membahas sikap menghadapi Pilpres putaran kedua. Sejauh ini, kecenderungan yang muncul dari berbagai daerah menginginkan partai itu independen."Kecenderungan yang muncul dari berbagai daerah sikapnya akan independen plus. Maksudnya independen yang mendukung perubahan sistem. Tapi ini bukan berarti mendukung SBY," jelas adik Mega itu.Sikap independen didasari alasan capres yang masuk putaran kedua belum mempunyai bukti akan melakukan perubahan sistem untuk menata negara seperti yang dicita-citakan Bung Karno.Sedangkan Sekjen Partai Pelopor Eko Suryo Santjoyo mengatakan kubu SBY yang dalam putaran pertama mendekati partainya kini belum melakukan pendekatan lagi. Partai Pelopor saat ini mempunyai 3 kursi di DPR yakni dari NTT, Papua dan Sumatera Utara.
(iy/)











































