Jika Terpilih SBY-Kalla Prioritaskan Keamanan di Maluku

Jika Terpilih SBY-Kalla Prioritaskan Keamanan di Maluku

- detikNews
Minggu, 29 Agu 2004 07:20 WIB
Ambon - Pasangan Susilo Bambang Yodhojono dan Jusuf Kalla rupanya pandaibermain isu menjelang pemilu presiden putaran kedua. Pasalnya, Malukuyang masih baru bangun dari tidur panjangnya akibat konflik kemanusiaan yang hebat memang membutuhkan ketrampilaan orang-orang yang dapat mengelola konflik agar tidak meletus lagi.Melihat kondisi Maluku saat ini, pasangan SBY-Kalla memprioritaskan keamanan sebagai isu utama di Maluku, jika nantinya terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2004-2009 mendatang.Hal ini diungkapkan Ketua tim pemenangan Pemilu SBY-Kalla Provinsi Maluku, Ety Manduapessy kepada detikcom, Sabtu (27/08/2004) di Ambon. "Persoalan keamanan menjadi tolak ukur bagi masyarakat Maluku, sesudah itu baru perbaikan ekonomi, kehidupan pengungsi maupun soal yang lain. Ini paling penting. Makanya Maluku harus aman," kata dia.Manduapessy, yang juga ketua DPD Partai Demokrat Maluku, menyatakan pasangan SBY-Kalla akan memperhatikan nasib pengungsi yang hingga kini masih menjadi problema serius di Maluku, serta menghidupkan kembali roda perekonomian Maluku yang lebih baik."Inilah yang akan diprioritaskan SBY-Kalla terhadap Maluku ke depan, andaikata Tuhan berkenan mereka berdua lolos menjadi Presiden dan Wapres mendatang," ujarnya.Hingga kini, lanjut Manduapessy, pihaknya terus menjalin kerjasama dengan dua partai lainnya, PKPI dan PBB yang selama ini telah menjalin koalisi dengan partai Demokrat. Manduapessy menyatakan akan melakukan koalisi dengan elemen rakyat sebagai basis kekuatan arus bawah."Banyak elemen rakyat yang ingin bergabung dan sudah siap menyatakan kesediaannya untuk bergabung. Begitupun di Maluku, hal ini akan kami lakukan," katanya.Lalu ditambahkannya, "Kalau koalisi dengan partai tapi tidak didukung rakyat khan sama saja. Makanya kami memilih partner dengan rakyat. Rakyat saat ini tidak bodoh lagi untuk memilih." (gtp/)


Berita Terkait