6 Rangkaian KA Ekonomi AC Diluncurkan, Ada Gerbong Penyandang Cacat

Updated

6 Rangkaian KA Ekonomi AC Diluncurkan, Ada Gerbong Penyandang Cacat

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 14 Agu 2012 20:35 WIB
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan meresmikan 4 rangkaian KA Ekonomi AC. Selain ber-AC, juga ada gerbong khusus penyandang cacatnya. Kesan KA Ekonomi yang sumpek dan panas pun sirna.

Pantauan detikcom, 4 rangkaian KA Ekonomi AC jarak jauh yang diresmikan Menhub di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (14/8/2012) adalah KA Majapahit I dan KA Majapahit II dengan rute Pasar Senen-Malang, KA Menoreh dengan rute Pasar Senen-Semarang Poncol, KA Baturaden dengan rute Cilacap-Kroya-Yogyakarta-Purworejo, KA Angkutan Lebaran Pasar Senen-Tegal dan KRD rute Cilacap-Kroya-Maguwo.

"Saya bersyukur ini adalah buatan dalam negeri, ini dibuat PT INKA, hasil putra bangsa, ada poin yang saya ingin sampaikan. Kereta harus aman, jalur ganda jika perlu harus double track, kereta api harus mutlak dilakukan dengan SDM yang cooperate, saya mohon manajemen betul-betul ditertibkan," kata Menhub dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menhub lantas naik ke KA Majapahit I, menyalami para pemudik. "Selamat menempuh perjalanan, selamat mudik," ucap Menhub pada para pemudik.

Sementara Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Tunjung Inderawan, memaparkan fasilitas kereta ini.

"Kereta makan, toilet, dan dalam 1 rangkaian ada 2 kereta untuk penyandang cacat. Jadi kapasitasnya lebih kecil dari kereta lain. Dan AC tentunya," kata Tunjung.

Dia menambahkan 1 rangkaian kereta yang terdiri dari 10 gerbong berbiaya Rp 39 miliar.

Sementara Humas Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Muhartono mengatakan ada 2 gerbong penyandang cacat yang berada pada gerbong nomor 5 dan 7 di setiap rangkaian.ย Gerbong-gerbong itu dilengkapi fasilitas yang memudahkan penyandang cacat.

"Ada akses masuk ke gerbong, pintunya lebih besar memfasilitasi kursi roda penyandang cacat. Kemudian toiletnya lebih besar. Kemudian kapasitas untuk tempat duduk di dalam gerbong ada 64 tempat duduk, ukurannya lebih besar daripada gerbong biasa. Gerbong biasa tempat duduknya 80 kursi, kalau ini lebih sedikit," kata Muhartono.

Dia menambahkan, gerbong ini diprioritaskan bagi penyandang cacat dan penumpang lanjut usia. Bila kuota tidak terpenuhi, baru kursinya dialihkan ke penumpang biasa.

Pantauan detikcom, kereta ekonomi baru itu cukup bersih, dengan AC yang menghembus sejuk dan kursi yang berbantalan busa. Tak ada penumpang berdiri atau menggelar tikar di selasarnya, laiknya kereta ekonomi biasa.

(/)


Berita Terkait