Pertamina Jamin Stok BBM di Sulawesi Aman Selama Lebaran

Pertamina Jamin Stok BBM di Sulawesi Aman Selama Lebaran

- detikNews
Selasa, 14 Agu 2012 14:04 WIB
Pertamina Jamin Stok BBM di Sulawesi Aman Selama Lebaran
Foto: m nur abdurrahman/detikcom
Makassar - Selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Pertamina menjamin stok BBM dan LPG di wilayah Sulawesi, aman. Hal ini disampaikan General Manager Fuel Retail Marketing Region VII Pertamina, Adi Nugroho, dalam keterangan pers di kantornya, Rabu (14/8/2012).

Menurut Adi, jumlah stok BBM yang dimiliki Pertamina Region Sulawesi sebanyak 142 ribu kiloliter, yang terdiri dari 75 ribu kiloliter BBM jenis premium, 51 ribu kiloliter BBM jenis solar dan 14 ribu kiloliter minyak tanah.

"Jumlah ini rata-rata cukup hingga 9 hari ke depannya dan akan didistribusikan pada 17 lokasi depot terminal pengisian BBM yang ada di Sulawesi, di antaranya ke Makassar, Bitung dan Bau-Bau, " tutur Adi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 6 provinsi yang masuk di wilayah distribusi Pertamina Region Sulawesi, Pertamina menyiapkan 345 SPBU. Untuk menunjang kelancaran sektor transportasi selama arus mudik Lebaran, Pertamina memerintahkan SPBU-SPBU yang berada di lokasi strategis agar melayani permintaan BBM masyarakat selama 24 jam, seminggu sebelum dan setelah pelaksanaan Idul Fitri.

Sementara stok LPG di Sulawesi saat ini sebanyak 2500 metrik ton. Jumlah ini dipastikan aman hingga 5 hari ke depannya. Pertamina memprediksi penjualan LPG menjelang Lebaran meningkat sebesar 5 persen dari jumlah stok yang sudah terealisasi selama bulan Ramadhan, yakni sebesar 642 metrik ton per hari.

Adi menghimbau pengguna mobil dinas dan milik BUMN agar selama mudik menggunakan BBM non subsidi meskipun hal tersebut belum diatur. Sejauh ini Peraturan Menteri ESDM No 12 Tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak hanya berlaku untuk mobil dinas di Pulau Jawa dan Bali saja.

"Permen ESDM No 12 Tahun 2012, memang belum mewajibkan di wilayah Sulawesi. Namun beberapa Pemprov sudah mengeluarkan himbauan agar kendaraan dinas dan milik BUMN sebaiknya menggunakan pertamax," tutup Adi.

(mna/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads