"Peningkatan jumlah armada angkutan tidak cukup dan untuk mengkompensasinya kenaikan jumlah pengguna sepeda motor yang akan memadati jalan di Pulau Jawa dan Sumatera," ujar Ketua Umum MTI, Danang Parikesit di Gedung Arva, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2012).
Menurut Danang, MTI telah melakukan pemantauan secara independen terhadap persiapan dan pelaksanaan program pengelolaan angkutan selama periode Hari Raya sejak tahun 2006. Dari hasil pemantauan itu, terdapat keberhasilan dan kegagalan pemerintah dalam memenuhi harapan masyarakat akan transportasi yang aman dan nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk jalan nasional yang banyak digunakan sebagai jalur mudik, MTI memberikan kategori berhasil dari tahun 2008 hingga tahun 2012. Sebab beberapa tahun sebelumnya, seperti tahun 2006, infrastruktur jalan masih buruk terutama di jalan lintas timur Sumatera dan Pantura (Pantai Utara Jawa).
"Meskipun permukaan jalan nasional berada dalam kondisi cukup baik, hal ini tidak diikuti oleh kondisi jalan provinsi terutama jalan kabupaten dan kota," kata Danang.
Beberapa jalan yang disebut MTI akan menimbulkan kemacetan karena kondisi jalan yang belum bagus terletak di Nagreg, Jalur Jasinga, Jawa Barat, dan jalur Purbaleunyi.
(tfq/)










































