Anggota DPR: Polri & KPK Jangan Abaikan Petisi Online Soal Simulator SIM

Anggota DPR: Polri & KPK Jangan Abaikan Petisi Online Soal Simulator SIM

- detikNews
Senin, 13 Agu 2012 18:47 WIB
Anggota DPR: Polri & KPK Jangan Abaikan Petisi Online Soal Simulator SIM
Jakarta - Polri diminta tidak mengabaikan petisi online yang digagas sejumlah aktivis antikorupsi terkait simulator SIM. Petisi online yang dibuat di change.org/id itu kini sudah mendapat dukungan dari 4.700 orang.

"Itu satu fakta yang tidak boleh diabaikan oleh DPR. Tapi yang lebih baik KPK maupun Polri jangan mengabaikan fakta petisi itu. Bukan tidak mungkin menjadi bola salju yang makin membesar," kata anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/8/2012).

Dalam petisi itu termuat tuntutan agar Polri menyerahkan penanganan kasus simulator SIM ke KPK. Petisi itu dibuat sejak pekan lalu dan digagas sejumlah tokoh seperti Usman Hamid, Anita Wahid, Bambang Widodo Umar dan juga ICW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu yang tidak kita inginkan kalau perbedaan pandangan antara kepolisian dan KPK tidak berhasil mencari solusinya, akan berkepanjangan dan itu akan merugikan institusi keduanya," jelasnya.

Yang martin khawatirkan, pada saat pidato kenegaraan presiden 16 Agustus mendatang, dikhawatirkan akan ada anggota Dewan yang menginterupsi, mempertanyakan soal KPK dan Polri.

"Menjadi rawan dan itu mungkin saja terjadi interupsi. Jadi sangat banyak implkasinya jika tidak segera diselesaikan," tuturnya.

(/)


Berita Terkait