Dari informasi yang dihimpun detikcom, KM Anjani Jaya yang penuh muatan ikan hendak ke kembali ke dermaga. Belum sampai ke tujuan, kapal dihantam gelombang tinggi di tengah Laut Selatan Pulau Nusakambangan.
"Diduga perahu terbalik akibat disapu ombak. Saat korban terapung-apung di tengah laut, ada nelayan lain yang melihat dan langsung memberikan kode SOS," kata Camat Cilacap Selatan, Yuni Kustowo kepada wartawan, Minggu (12/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban tewas diketahui merupakan nahkoda kapal KM Anjani Jaya bernama Anjani bin Maksudi, (44) warga Sentolo Kawat RT 7 RW 5, Cilacap. Sementara dua nelayan yang hilang bernama Heri Sukendar alias Itang bin Sijan (38), warga Kampung kemang, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede Bekasi, dan Misno bin Husein (30) warga desa Kalisapu, Kecamatan Gunung Jati Cirebon.
Sementara 1 anak yang hilang dan masih dalam pencarian bernama Tio (10), warga Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah. Saat itu, ia bermain bersama teman-temannya di Teluk Penyu, Cilacap, Minggu (12/08/2012) sekitar pukul 09.00 WIB.
"Korban hilang setelah di sapu gelombang saat sedang berenang bersama 6 anak lainnya di pantai Teluk Penyu," jelasnya.
Hingga kini, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) terus melakukan pencarian para korban yang masih hilang.
"Kita terus melakukan pencarian, namun kita menemukan sedikit kendala karena cuaca yang buruk," kata anggota Basarnas, Nurul Fauzan.
(arb/trw)










































