Tapi beruntung bagi putra Harini, Oka Trisnanda (16). Oka selamat dia memilih ikut dengan mobil lain meski mulanya diajak oleh temannya untuk menaiki mobil naas tersebut.
Oka menceritakan, dini hari tadi dirinya dan teman di SMA 9 Semarang melakukan sahur on the road di Jalan Mataram, Tawang, Pahlawan dan Taman KB. Saat itu Oka berada di mobil dinas milik ibunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah beristirahat sejenak, rombongan pelajar ini memilih mengunjungi Pantai Marina untuk berekreasi. Saat hendak berangkat, Oka memilih pindah ke mobil Toyota Vios milik temannya. Salah seorang korban tewas, Arviko sempat mengajak Okta ikut dengannya duduk di kursi belakang mobil Innova.
"Enggak tahu kenapa saya pindah mobil. Dan saat diajak ikut mobil Innova saya nolak," tutur Oka.
Oka sendiri berpesan kepada temannya agar berhati-hati mengendarai mobil. Ada tiga mobil yang digunakan yakni Innova, Yaris dan Vios.
"Saya bilang untuk santai karena akan rekreasi, tapi saat berangkat, Rio yang mengemudikan Innova jalan duluan sambil men-spin roda," ungkapnya.
Innova yang dikemudikan Rio pun berjalan lebih dulu meninggalkan rombongan lainnya. Ketika melintas ditol Muktiharjo KM 10.9, Semarang, Oka melihat mobil dinas milik ibunya sudah terbalik di parit sedalam dua meter.
"Awalnya saya ragu, tapi begitu saya perhatikan ternyata memang mobil yang dikendarai Rio," ujar Okta sambil menangis.
Petugas tol pun datang mengevakuasi korban. Korban dilarikan dua rumah sakit. Korban tewas yang berada di RS Kariadi Semarang adalah Arviko Akbar (16), Bayu kurnia (16) dan Rio Rizky (16).
Β
Sedangkan korban luka-luka yakni Tasya Audita Natasha Fira, M Ilham Fajar Mukti, Imelda Oktaviani dan Dani Rahardian Mulyadi dibawa ke RS Sultan Agung Semarang.
Petugas sentral tol Semarang, Didik Wahyudi mengatakan mobil dinas tersebut melaju dari arah Jatingaleh dengan kecepatan 120 km/jam. Saat berada di tikungan dan hendak menyalip truk, pengendara mobil Innova tidak bisa menguasai kendali mobil.
"Mobil menuju ke Gayamsari. Kecepatannya 120 km/jam dan mengakibatkan slip dan mobil terguling ke kiri hingga masuk jalur penyelamat," tegas Didik.
(alg/fdn)










































