Hal ini dilakukan untuk memantau kesiapan anggota-anggotanya menjalankan tugasnya dalam pengamanan Idul Fitri, sesuai amanat Kapolri dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat, Jumat kemarin.
Dalam kunjungan mendadaknya di Polsek Tamalanrea, Mudji sempat membentak Kapolsek Tamalanrea, Kompol Amiruddin, karena memberi keterangan palsu tentang jumlah personelnya yang berjaga di Mapolsek Tamalanrea. Mudji mendapati hanya 6 orang petugas yang berjaga di kantornya.
Kompol Amiruddin diancam akan dicopot bila tidak segera membenahi sistem pengamanan di wilayah tugasnya. Ia juga diharuskan menghadap di ruangan Mudji pada senin besok sambil membuat laporan lengkap terkait Sidak Kapolda.
"Saya hanya ingin agar polisi bisa benar benar memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan Lebaran, terutama di jajaran Polsek," tutur Mudji.
Sidak yang dilakukan Kapolda Sulselbar pada waktu tengah malam ini sudah dilakukan selama 2 hari, setelah insiden kaburnya tujuh tahanan Polsek Bontoala, pada Rabu malam lalu (8/8). Kapolsek Bontoala, Kompol Mangitung sudah dicopot dari jabatannya siang tadi dan digantikan oleh AKP Nawu Thaiyeb, yang sebelumnya menjabat Wakil Kasat Narkoba Polrestabes Makassar.
(mna/mad)











































