Menurut pakar hukum Universitas Andalas, Saldi Isra, saat ini KPK seperti berjuang sendiri dalam memberantas korupsi di Indonesia. Karena birokrasi, legislatif, dan eksekutif menjadi sasaran KPK oleh karena itu hanya Rakyat Indonesia yang menjadi peran pendukung.
"Masayarakat sipil itu yang mendukung apa yang dilakukan KPK. Sedangkan Birokrat,legislatif dan eksekutif itu di berada di satu sisi," kata Saldi dalam Polemik diskusi "Merdeka itu Relatif" bersama Sindo Radio, di warung daun, Jl. Cikini raya, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia harus perang dengan polisi. Perang dengan penegak hukum lain. Meskipun banyak yang segagasan dengan KPK," ujar lelaki berbaju putih tersebut.
Saldi menambahkan bahwa perilaku korupsi sekarang ini sangat mengancam kemerdekaan Indonesia. Menurutnya dulu pemimpin bangsa berjuang hanya memikirkan bangsa. Bukan memikirkan kepentingan pribadi.
"Di awal-awal kemerdekaan, pendiri bangsa dulu nggak berpikir tentang diri dia sendiri melainkan berpikir tentang bangsa ini. Di tahun 50 an baru ada yang berpikir tentang diri sendiri," ujarnya.
(spt/gah)










































