Pantauan detikcom, Rabu (8/7/2012), di lokasi rawan longsor itu, terdapat 1 buah alat berat yang disiagakan di sisi kanan jalan. Saat detikcom melintas di sana, kondisi jalanan sangat rapih. Terlihat jalanan itu seperti baru diperbaiki beberapa hari lalu.
Menurut warga sekitar, Nardi, jalan Tonjong memang sudah menjadi langganan ambles. Bahkan, jalan itu sempat ditutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nardi menambahkan, jalur itu sudah menjadi langganan longsor sejak tahun 1990-an. Biasanya, jalan itu ambles pada musim hujan.
Karena rawan longsor, daerah tersebut hanya diperbolehkan oleh kendaraan yang berbobot di bawah 5 ton. Jika ada yang membandel, siap-siap ditilang karena pos pengamanan siap berdiri di sekitar daerah tersebut.
Pengemudi juga harus waspada, terutama jika melintas pada malam hari. Tidak adanya lampu penerang jalan membuat daerah itu sangat gelap. Selain itu, daerah yang bersebelahan dengan jurang juga tidak diberi pembatas.
Diharapkan, pengendara dapat melambatkan laju kendaraannya saat melintasi daerah yang menjadi langganan longsor tersebut. Usai melewati Tonjong, kondisi jalanan mulai membaik, dan medannya pun tidak berat.
(rvk/nwy)










































