Waketum Golkar: Ical Masih Punya Waktu Tingkatkan Popularitas

Waketum Golkar: Ical Masih Punya Waktu Tingkatkan Popularitas

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 10 Agu 2012 04:30 WIB
Waketum Golkar: Ical Masih Punya Waktu Tingkatkan Popularitas
Foto: detikcom
Jakarta - Meski telah resmi mendeklarasikan diri sebagai capres, namun popularitas Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) belum naik signifikan. Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono masih yakin popularitas Ical akan terus naik.

"Kita masih punya waktu, kan masih kurang dari dua tahun lagi. Jadi kepada jajaran partai untuk menggerakkan mesin partainya, saya berharap supaya bisa bergerak mensosialisasikan calon presiden kita. Kita nggak boleh putus asa dan berharap nanti naik bisa mengikuti Partai Golkar," kata Agung kepada detikcom, Jumat (10/8/2012).

Popularitas Golkar memang sedang naik daun. Golkar memuncaki survei yang dilakukan oleh CSIS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira Partai Golkar memang ideologinya lebih kelihatan dibandingkan partai baru. Konsisten sebagai partai nasionalis dan Golkar lebih terbuka serta lebih jujur tidak pernah mengklaim sebagai partai bersih suci tapi kalau ada yang bermasalah dipersilakan diproses hukum,"kata Agung.

Agung yakin tren kenaikan popularitas Golkar akan terus terjadi sampai Pemilu 2014. Golkar, menurut Menko Kesra ini, terus melakukan perbaikan internal.

"Kita berusaha untuk memperbaiki diri dan tidak pernah menjadi benteng koruptor maupun benteng orang yang berbuat salah. Saya kira sikap yang konsisten seperti ini menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat. Disamping itu kepedulian partai terhadap isu nasional kan kelihatan,"tandasnya.

Center for Strategic and International Studies (CSIS) kembali merilis survei soal elektabilitas calon presiden tahun 2014. Berikut hasil Survei CSIS soal elektabilitas capres 2014:

1. Prabowo Subianto 14,5 persen (naik 7,8 persen)
2. Megawati 14,4 persen (naik 4,4 persen).
3. Jusuf Kalla 11,1 persen (naik 5,5 persen).
4. Aburizal Bakrie 8,9 persen (naik 3,7 persen).
5. Wiranto 4,1 persen (naik 2,4 persen)
6. Sri Sultan 2,4 persen (turun 0,7 persen)
7. Hatta Rajasa 1,6 persen (turun 0,7 persen)
8. Ani Yudhoyono 1,6 persen (turun 1,4 persen)
9. Hidayat Nur Wahid 1,5 persen (turun 0,7 persen)
10. Mahfud MD 1,4 persen (turun 0,6 persen)
11. Dahlan Iskan 1,2 persen (tetap)
12. Anas Urbaningrum 0,8 persen (turun 0,4 persen)

(van/riz)


Berita Terkait