Priyo Tak Berharap Ada Menteri Aktif Jadi Tersangka KPK

- detikNews
Jumat, 10 Agu 2012 02:15 WIB
Foto: detikcom
Jakarta - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso merespon semangat KPK membidik menteri aktif menjadi tersangka. Meski tak berharap ada menteri menjadi tersangka, Priyo mendorong semua pihak menghormati langkah KPK dalam pemberantasan korupsi.

"Saya termasuk yang tidak berharap ada menteri yang menjadi tersangka. Tetapi tetap saja kita semua harus menghormati KPK," kata Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/8/2012).

Priyo agak terkejut dengan pernyataan pimpinan KPK. Menurut dia pernyataan itu cukup menggemparkan.

"Kadangkala memberikan pernyataan untuk menyegarkan suasana dan menggemparkan juga tidak apa-apa," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK mengisyaratkan akan menetapkan seorang menteri sebagai tersangka. Namun belum ada kejelasan soal apa kasusnya, kapan penetapan status itu dan siapa pula menteri aktif yang dimaksud.

"Tunggu saja tanggal mainnya. Siapapun selama ada dua alat bukti," ujar Ketua KPK Abraham Samad dalam pesan singkatnya, Kamis (9/8/2012).

Sementara dalam tahun ini ada tiga orang menteri aktif yang diminta keterangannya oleh KPK atas kasus dugaan korupsi yang menyeret nama mereka. Mereka adalah Andi Mallarangeng (Menpora), Muhaimin Iskandar (Menakertrans) dan Agung Laksono (Menko Kesra).

Setidaknya ada dua kasus dugaan korupsi yang menyeret Menpora Andi Mallarangeng. Yaitu kasus suap proyek Wisma Atlet di Palembang dan Komplek Olahraga di Hambalang, Bogor, yang keduanya melibatkan M Nazaruddin.

Sementara kasus yang menyeret Menakertrans Muhaimin Iskandar adalah dugaan suap dalam proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah. Di dalam kasus ini juga melibatkan M. Nazaruddin, mantan bendahara umum DPP PD.

Sedangkan Menko Kesra Agung Laksono, terseret dalam kasus suap proyek PON Riau. Politisi senior Partai Golkar ini diperiksa KPK terkait adanya aliran uang suap senilai Rp 9 miliar dari Pemprov Riau kepada DPR.

(van/riz)