Panwas Pilkada DKI Jakarta telah mengundang tokoh politik dari partai pengusung dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bersaing di putaran kedua yakni Jokowi-Ahok dan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Pertemuan yang dikemas dalam buka puasa bersama tersebut direncanakan Minggu (12/8/2012).
"Semoga saya bisa hadir karena sekarang masih Safari Ramadan sampai tanggal 11 Agustus," kata Anas usai Safari Ramadan Partai Demokrat dan pembagian sembako gratis di lapangan Kelurahan Watualang, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (9/8/2012).
Selain mengundang Anas, Panwas Pilkada DKI Jakarta juga telah melayangkan undangan ke Ketua Dewan Pertimbangan Pusat DPP PDI Perjuangan Taufik Kiemas. Isu SARA dalam Pilkada DKI Jakarta mencuat akibat pernyataan Raja Dangdut Rhoma Irama yang mendiskreditkan Ahok beberapa waktu lalu.
Anas menegaskan bahwa partai yang dipimpinnya selalu mengedepankan persaingan politik yang fair termasuk dalam ajang Pilkada. Bahkan menurutnya isu SARA dalam Pilkada tidak berkualitas.
"Demokrat selalu berusaha berkompetisi politik secara demokratis, fair, bermartabat, dan mengangkat isu yang berkualitas untuk kebaikan rakyat Jakarta," katanya.
(riz/van)











































