Â
Kepala Dinas Kesejahteraan dan Sosial Sumut Alexius Purba menyebutkan, merujuk pada data per April lalu, gelandangn, pengemis dan anak jalanan di Sumut sebanyak 9.895 orang. Jumlah ini tersebar di beberapa kabupaten dan kota, seperti Medan, Pematang Siantar, Sibolga dan Tapanuli Selatan.
Â
"Tetapi belakangan ini jumlahnya cenderung meningkat. Tingginya animo masyarakat untuk bersedekah menjadi salah satu pemicunya," kata Purba kepada wartawan di Medan, Kamis (9/8/2012).
Â
Disebutkan Purba, anak jalanan, gelandangan dan pengemis yang tersebar selama Ramadan ini sifatnya berpindah-pindah. Ada indikasi mereka dikoordinir seseorang yang bersedia memobilisasi para pengemis untuk beraksi antarkabupaten.
Â
Di Medan, fenomena maraknya pengemis tersebut bisa dilihat di sejumlah pusat keramaian. Antara lain di Ramadan Fair dan beberapa kawasan jajanan malam. Pengemis yang membawa kertas permohonan donasi datang silih berganti.
(rul/trw)











































