Demikian kata Mensesneg Sudi Silalahi menanggapi kritikan yang menyebut perang melawan tindak korupsi melemah. Sudi ditemui di sela rapat kabinet di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/8/2012).
"Kalau dikatakan lambat atau lelet, itu tidak benar. Justru konsisten kita jalankan perang melawan korupsi," kata Sudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bandingkan dengan sebelumnya, cuma 168 kasus. Itu adalah bukti jelas konsistensi dan komitmen pemerintah," sambung Sudi.
Bentuk lain dari penguatan perang melawan korupsi, adalah dengan merekrut mantan pimpinan KPK dalam pemerintahan. Yaitu sebagai inspektorat jendral kementerian rawan korupsi sehingga dapat lebih intensif awasi penggunaan uang negara dan mencegah aksi penyimpangannya.
"Yaitu Pak Haryo Umar sebagai Irjen di Kemendikbud dan Pak M Jassin untuk Kemenag," papar Sudi.
(lh/mpr)











































