Acara berbuka di Mabes Polri, jadi kesempatan Presiden SBY lakukan pendekatan langsung ke Kapolri dan Ketua KPK. Kepada keduanya sekali lagi diingatkan agar sinergi dalam penanganan kasus korupsi.
"Benar dalam berbuka bersama semalam saya bertemu Ketua KPK dan Kapolri. Saya berterimakasih kepada dua pimpinan lembaga itu, silang pendapat yang kemarin bisa diselesaikan sebaik-baiknya," kata Presiden SBY.
Ini dia ungkapkan saat membuka rapat kabinet terbatas di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/8/2012) siang. Di dalam acara semalam, Presiden SBY juga menegaskan kembali dukungannya kepada KPK dan Polri untuk memerangi tindak korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden tidak secara spesisifik menyebut bahwa yang dimaksud adalah penanganan kasus korupsi Korlantas. Namun jamak diketahui bahwa di antara KPK dan Polri ada sengketa kewenangan menangani kasus yang menyeret sejumlah petinggi Polri.
Mensesneg Sudi Silalahi yang ditemui secara terpisah tegaskan, sejak awal sudah ada arahan buat Polri dan KPK untuk bersinergi tangani kasus tersebut. Menko Polhulam Djoko Suyanto diminta menjadi mediator pertemuan dua lembaga untuk mencari solusi yang baik atas sengketa yang ada berdasar UU dan MoU dianatara mereka.
"Pada 6 Agustus dilaporkan sudah ada pertemuannya. Apa yang jadi kesepakatan tesebut agar Polri dan KPK tindaklanjuti," sambung Sudi.
"Tidak selalu presiden intervensi, campur tangan langsung. Masalah penegakan hukum harus penegak hukum yang selesaikan," tegasnya. (lh/ega)











































