"Kasus Hartati ini semakin menjadikan track record partai Demokrat buruk. Hartati itu kan anggota Dewan Pembina PD sekaligus juga anggota Komite Ekonomi Nasional yang diangkat presiden," kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto, Rabu (8/8/2012) malam.
Gun Gun menjelaskan, Hartati sebagai pengusaha punya peran besar untuk menggerakkan mesin partai dari segi finansial. "Hartati adalah pengusaha yang sedari awal pilpres 2009 memang mendukung SBY-Boediono naik. Nah, tentu posisi Hartati ini sangat strategis, sebagai bagian dari pola partnership sekaligus kerja kolaboratif pengusaha-politisi," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Status tersangka Hartati, kata dia dapat menjadi faktor menurunnya popularitas dan elektabilitas Demokrat.
Kemarin (8/8) Ketua KPK Abraham Samad menjelaskan Hartati diduga telah memberi suap kepada Bupati Buol, Amran Batalipu sebesar Rp 3 miliar. pemberian uang tersebut terkait penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Citra Cakra Murdaya (PT CCM) dan PT Hardaya Inti Plantation.
(fdn/bal)











































