Lippo Bank Yogya Diteror Bom

Lippo Bank Yogya Diteror Bom

- detikNews
Jumat, 27 Agu 2004 16:24 WIB
Yogyakarta - Aksi teror bom lewat telpon kembali muncul di Kota Yogyakarta. Kali ini yang menjadi sasaran adalah Kantor Lippo Bank cabang Yogyakarta di Jl Jenderal Sudirman Yogyakarta, Jumat (27/8/2004) pukul 14.00 WIB. Akibat aksi teror tersebut, aktivitas perbankan terutama nasabah yang hendak menabung maupun mengambil uangnya terpaksa dialihkan di kantor kas lain yang di Kota Yogyakarta.Aksi teror tersebut diawali sekitar pukul 13.40 WIB ketika ada seseorang dengan suara laki-laki menelepon operator bank bernama Sumardiyanto. Kepada operator telepon, penelepon meminta agar dihubungkan dengan anggota polisi yang bertugas di Bank Lippo.Selanjutnya Sumardiyanto menyambungkan ke pos satpam yang ada di depan gedung tempat anggota Poltabes Yogyakarta berjaga keamanan. Anggota polisi yang menerima telepon adalah Brigadir Sugiarto, anggota Polsek Gondokusuman. Kepada Sugiarto, si penelepon mengatakan bahwa ada bom yang ditaruh di gedung Lippo Bank yang sebentar lagi akan meledak.Mendapat ancaman tersebut, Sugiarto langsung menelepon atasan di Polsek Gondokusuman, Brimob Polda DIY dan memberitahukan kepada pimpinan cabang Lippo Yogyakarta. Saat itu juga pimpinan cabang Lippo Yogyakarta langsung memerintahkan karyawan dan karyawatinya terutama di bagian teller dan customer office untuk menghentikan kegiatannya. Antrean nasabah di bagian teller siang itu cukup banyak.Ketika diperintahkan oleh atasan agar segera keluar dari gedung berlantai empat itu, para karyawan masih belum tahu dan agak bingung. Bahkan ketika karyawati di bagian teller mengatakan tutup, nasabah bingung. Sebab belum waktunya bank tutup karena masih pukul 14.00 WIB, sementara bank baru tutup resminya pada pukul 15.00 WIB.Setelah gedung dikosongkan, karyawati hanya berkumpul di halaman depan gedung sambil berbincang-bincang sesama rekannya. Mereka baru mengetahui kalau bank diteror bom setelah beberapa orang anggota Poltabes Yogyakarta dan tim Gegana Polda DIY datang ke lokasi pada pukul 14.00 WIB. Akibat aksi teror tersebut lalu lintas di Jl Sudirman sempat macet karena banyak warga yang ingin menonton.Sebelum tim Gegana tiba, satu ekor anjing pelacak langsung diterjun untuk melakukan penyisiran di ruangan bagian depan terutama di tempat ATM dan customer service. Setelah itu satu regu anggota Gegana lengkap dengan berbagai peralatannya langsung melakukan penyisiran di semua ruangan mulai dari lantai dasar hingga lantai empat. Setelah penyisiran selama 45 menit, petugas tidak menemukan bom seperti yang dikatakan oleh si penelepon."Kalau mau mengebom Bank Lippo nggak usah pakai menelepon segala. Kalau seperti ini kan namanya mau menganggu aktivitas bank saja," kata salah seorang karyawan Lippo Bank dengan nada jengkel.Seorang karyawan, Irawan, mengatakan untung kegiatan kliring telah selesai pada pukul 13.00 WIB sebelum ada aksi teror. Namun yang terganggu adalah urusan administrasi dan kas terpaksa dialihkan ke kantor kas lainnya. Bahkan banyak para nasabah yang terganggu dan kecele ketika datang kantor Lippo Sudirman Yogyakarta. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads