"Sekali lagi, masih dalam proses. Saya belum bisa menyatakan dengan keseluruhan," kata Timur, usai menggelar acara Buka Puasa Bersama di Mabes Polri, Rabu (8/8/2012).
Timur menyatakan, Polri serius untuk memerangi korupsi, meski itu melilit personel Bhayangkara sendiri. "Kita komitmen termasuk korupsi di Polri, kita akan proses secara hukum yang berlaku. Sesuai komitmen kita sebelumnya," jelas Timur.
Sementara itu, Abraham Samad yang hadir dalam acara yang digelar tidak seperti biasanya. Abraham ogah berkomentar terkait kisruh penanganan perkara simulator SIM yang ditangani bersamaan yakni KPK dan Polri.
Dalam kasus simulator SIM, KPK lebih dulu menyidik perkara simulator SIM dengan menetapkan mantan Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka, Polri juga ikut menyidik dengan menetapkan 5 tersangka.
Namun KPK dan Polri menetapkan tiga tersangka yang sama yakni Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Brigjen Didik Purnomo dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo S. Bambang dan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, Budi Santoso.
(ahy/fdn)











































