"Tidak semua partai bisa diharapkan mengajukan capres alternatif. Yang bisa diharapkan bisa mengusung adalah Partai Demokrat, PKS, maupun PKB," kata Direktur Indo Barometer, M Qodari, kepada wartawan, Rabu (8/8/2012).
Partai Demokrat masih terbuka kemungkinan mengajukan capres alternatif karena kondisi internal yang sangat dinamis. Begitu juga dengan PKS dan PKB yang tidak memiliki figur dominan untuk dicalonkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak terlalu ada masalah kalau bicara kapasitas dan kapabilitas karena ini kan dikaitkan dengan kemampuan menjalankan organisasi. Sehingga kalau sudah menjadi pimpinan apalagi duduk di eksekutif atau legislatif ," ungkap Qodari.
Menurut Qodari, seiring Pilgub DKI Jakarta memang sejumlah nama figur alternatif mengemuka. Parpol didorong memunculkan tokoh muda populer seperti Joko Widodo (Jokowi), Puan Maharani, Anas Urbaningrum, Pramono Anung, Priyo Budi Santoso untuk menjadi figur alternatif.
Tokoh non parpol seperti Mahfud MD, Dahlan Iskan juga dianggap potensial. Menurut sejumlah poling di media menunjukkan mulai munculnya dukungan terhadap para calon tersebut.
Menurut Qodari, aspek integritas dan kapabilitas adalah faktor yang harus dikedepankan. Sementara masalah popularitas mereka, menurut Qodari, hal itu menjadi kewajiban parpol untuk membangunnya.
"Maksimal pertengahan 2013 capres alternatif ini sudah harus jelas, sehingga masih ada waktu untuk membangun popularitas calon," tandasnya.
(van/fdn)











































