Pada saat itu Pramono adalah rekan satu komisi dengan tersangka kasus PLTU Tarahan, Emir Moeis. Pramono menuturkan, dirinya tak tahu soal masalah ini karena tak dibahas di komisinya.
"Proyek itu sama sekali tidak pernah dibahas di komisi. Saya meyakinkan saat itu. Pak Hatta juga satu komisi dan Mentamben-nya pernah Pak SBY. Memangnya kalau satu komisi kenapa?" kata Pramono.
Pramono menuturkan pertemuanya dengan Emir Moeis beberapa waktu lalu tak ada kaitan dengan kasus tersebut. Menurut Pramono, dia menerima kedatangan Emir sebagai teman satu partai.
"Apakah kemudian kalau Pak Emir datang ke saya kemudian salah. Tidak ada hubungannya karena pernah satu komisi," ujarnya.
Dia mengaku sudah tak terlalu aktif di Komisi energi sejak tahun 2001. Karena mengikuti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Saya itu mulai 2001 tidak begitu aktif di DPR karena ikut Mbak Mega. Jadi saya termasuk tidak terlalu banyak tahu. Saya merasa beruntung tidak aktif dalam banyak hal," katanya.
(van/mok)











































