ICW: Program Populis Gubernur DKI di Bulan Ramadan Perlu Dievaluasi

ICW: Program Populis Gubernur DKI di Bulan Ramadan Perlu Dievaluasi

- detikNews
Rabu, 08 Agu 2012 03:59 WIB
ICW: Program Populis Gubernur DKI di Bulan Ramadan Perlu Dievaluasi
Jakarta - Calon incumbent Fauzi Bowo (Foke), belakangan gencar melakukan Safari Ramadan ke masjid-masjid. Hal ini dinilai perlu dievaluasi agar tidak disalahgunakan sebagai kampanye.

"Program-program pemerintah yang populis perlu dievaluasi dan diawasi. Seperti pemberian sumbangan yang dilakukan oleh incumbent kepada masjid-masjid selama Safari Ramadan, itu anggarannya dari mana? APBD atau dana pribadi?" ujar Koordinator Bidang Politik ICW, Abdullah Dahlan, kepada detikcom, Selasa (7/8/2012).

Menurut Abdullah, memang dalam anggaran bantuan sosial (bansos) ada alokasi Rp 15 juta untuk tiap tempat ibadah, tetapi yang tidak tepat adalah waktu pembagiannya. Seolah, kata Abdullah, sengaja dilakukan bersamaan dengan momentum putaran kedua pilgub DKI.

"Bukan nggak boleh, tapi jangan sampai didistribusikan dalam momentum Ramadan seperti ini, karena harus dibedakan antara kampanye dengan program pemerintah," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menyoroti maraknya iklan Gubernur DKI terutama soal prestasi-prestasi pemerintah provinsi. Iklan tersebut memang untuk kepentingan pemprov, tetapi secara tidak langsung Foke mencitrakan dirinya untuk putaran kedua Pilgub DKI.

"Pengawasan program-program populis seperti ini bisa dilakukan oleh Panwaslu, jangan sampai dana APBD menjadi ajang kampanye incumbent," tuturnya.

Ia juga menyatakan peran evaluasi bisa dilakukan oleh DPRD untuk meninjau kembali soal anggaran belanja pemerintah provinsi. "DPRD dalam memainkan peran dalam proses persetujuan anggaran pemerintah, ini juga bisa mengambil peran dalam fungsi pengawasan," pungkasnya.

(bal/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads