Hakim Tipikor Sentil Jargon Antikorupsi Partai Demokrat

Hakim Tipikor Sentil Jargon Antikorupsi Partai Demokrat

- detikNews
Selasa, 07 Agu 2012 20:28 WIB
Hakim Tipikor Sentil Jargon Antikorupsi Partai Demokrat
Jakarta - Mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Mirwan Amir, lebih banyak menjawab 'lupa' atas pertanyaan jaksa penuntut umum, pengacara dan majelis hakim saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Gara-gara 'kebiasaannya' itu, majelis hakim pun menegur politisi Partai Demokrat ini.

Di awal pertanyaan, jaksa mencecar Mirwan soal pembahasan alokasi dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID). Namun Mirwan mengaku tidak mengetahui detil hal tersebut.

"Saya tidak pernah bahas DPID karena saya (khusus) anggaran belanja pusat," ujar Mirwan saat bersaksi untuk Wa Ode Nurhayati di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (7/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pengacara Wa Ode menanyakan pertemuan pimpinan Banggar dengan Haris Surahman. Haris kala itu melaporkan Wa Ode yang duduk sebagai anggota Banggar atas dugaan penerimaan uang untuk mengurus alokasi DPID.

Tapi lagi-lagi Mirwan tak tahu detil aduan Haris yang juga pengusaha. "Saya tidak ingat," katanya.

Ketua Majelis Hakim, Suhartoyo kembali mendalami pertemuan Haris dengan pimpinan Banggar. Mirwan ditanya mengenai kepentingan Haris menemui pimpinan Banggar.

"Seinget saya Haris melihatkan fotokopi tanda terima uang. (Dari siapa ke siapa) saya lupa," jawabnya.

"Apa yang disampaikan Haris saat itu?" Suhartoyo melanjutkan pertanyaan. "Saya lupa," sebut Mirwan

Hakim pun menjadi kesal. "Kok lupa semua, jangan-jangan janji kampanye bapak lupa? Sebentar lagi pemilihan," sindir Suhartoyo.

Kekesalan atas jawaban Mirwan juga diluapkan hakim anggota Pangeran Napitupulu.

"Jangan kebanyakan lupa. Anda partai mana?" cecarnya.

"Demokrat," jawab Amir.

"Nah apalagi partai itu, orangnya bersih dan santun. Korupsi no," celetuk Pangeran disambut tawa seisi ruang pengadilan.

(fdn/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads