"Dari Lampung. Sedang kita selidiki di cybercrime, apakah ini senjata rakitan atau pabrik," ujar Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Taufik Hidayat, kepada wartawan, Selasa (7/8/2012).
Kepada polisi, para pelaku mengaku pernah merampok minimarket di kawasan Jakarta. Kelima pelaku yang berhasil ditangkap merupakan kawanan perampok profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena merupakan kawanan perampok profesional, maka perampokan dilakukan secara terencana.
Menurut Taufik, awalnya petugas bersama pelaku BP dan AW datang ke kawasan Jatibening. Karena melihat polisi, rekan-rekan BP dan AW kabur dengan mobil Daihatsu Xenia putih B 1955 POJ.
Polisi pun melakukan pengejaran dengan kelompok tersebut pada hari ini pukul 02.00 WIB di Jl Raya Saman, RT 7/3 Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi. Bahkan kelompok yang berjumlah 5 orang tersebut menembaki mobil polisi.Β
Kejar-kejaran anatara mobil polisi dan perampok pun tak terhindarkan. Hingga akhirnya mobil pelaku menabrak tiang listrik. "Salah seorang pimpinan tewas karena berusaha melarikan diri," tandasnya.
Sebelumnya Polres Bekasi berhasil menangkap kawanan perampok minimarket dan pencurian dengan kekerasan yang biasa melakukan aksinya di Bekasi, dan Jakarta Pusat. Setiap kali melakukan aksinya para pelaku tidak segan-segan menghabisi nyawa korban. Kini 3 pelaku telah di tangan polisi, sedangkan dua orang lainnya tewas.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita 3 pucuk senjata api FN, 12 butir peluru, 2 buah golok, 1 mobil Daihatsu Xenia putih nopol B 1955 POJ, 1 unit motor Yamaha Vega, 1 buah linggis, dan 2 buah lakban.
(/nwk)











































