"Nanti kita rapatkan," kata Suryadharma saat ditemui usai acara kunjungan Dewan Masjid Indonesia di Gedung Kemenag, Jl Thamrin, Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Menurut Suryadharma, secara pribadi Djan boleh saja memberi dukungan pada calon tertentu. Namun partai memiliki aturan jelas, yaitu mendukung pasangan Alex Noerdin dan Nono Sampono pada putaran pertama. Sementara Djan malah mendukung pasangan Jokowi-Basuki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Djan Faridz di Kabinet Indonesia Bersatu II kabarnya goyang. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali sedang membahas serius mengenai nasib Djan Faridz.
Sumber detikcom di internal PPP mengatakan Suryadharma kecewa karena Djan Faridz tidak mendukung pasangan Alex-Nono yang didukung Golkar dan PPP pada putaran pertama pilgub DKI. Rumah Djan Farid di Jl Borobudur bahkan dijadikan kantor tim sukses Jokowi-Ahok. Alhasil Suryadharma mulai berpikir mengganti Djan Faridz dari posisi Menpera.
(mad/mad)











































