Kapolresta Kendari AKBP Yuyun Yudhantara mengatakan, meski menggunakan alat sederhana, ke-10 siswa tersebut 'bekerja' cukup terorganisir. Saat beraksi, mereka terbagi dalam tiga kelompok. Saat ini, polisi masih mengejar otak dibalik kejahatan tersebut.
"Masih pemeriksaan tersangka dan anggota sedang memburu otak (kejahatan)," kata Yudhantara di Mapolres Kendari, Selasa (7/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku yang masih terdaftar sebagai pelajar di salah satu SMP di Kendari menyatakan, duit pembagian dari curanmor digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan pemeriksaan, kelompok ini belum lama beroperasi, baru beberapa bulan mencari mangsa. Namun hasilnya cukup luar biasa, karena mereka bisa mencuri 33 motor berbagai merek.
(trw/trw)










































