Ini Aksi Kekerasan Aparat yang Terekam Kamera

Ini Aksi Kekerasan Aparat yang Terekam Kamera

- detikNews
Selasa, 07 Agu 2012 13:12 WIB
Ini Aksi Kekerasan Aparat yang Terekam Kamera
Jakarta - Aparat keamanan TNI dan Polri seharusnya memberi perlindungan. Namun pada kenyataannya, ada saja kasus kekerasan yang melibatkan aparat tersebut. Mulai dari pemukulan sandal hingga kekerasan dengan senjata tajam.

Berdasar data yang dihimpun detikcom dari sejumlah pemberitaan, sedikitnya ada empat aksi kekerasan aparat yang terekam kamera dalam setahun terakhir. Para pelakunya ada yang sudah mendapat sanksi, sebagian lagi belum jelas statusnya.

Ini dia empat aksi kekerasan aparat yang terekam video:

Aksi 'Koboi' Palmerah

Pada awal Mei 2012 lalu, seorang anggota TNI berpangkat kapten tertangkap kamera saat memaki-maki pemotor. Dia juga terlihat melayangkan pukulan dan mengacungkan pistol. Rekaman video itu kemudian diunggah di Youtube dengan judul 'Koboy Palmerah' karena lokasi kejadiannya berada di Palmerah, Jakarta Barat.

Belakangan diketahui anggota TNI yang di video tersebut bernama Kapten Arluthfi. Sementara si pemotor berinisial S. Menurut pihak TNI, keduanya sudah berdamai. Sedangkan Kapten Arluthfi, menurut panglima TNI, sudah diberi sanksi.

Pemukulan Sandal AKBP Teddy

Sukotjo S Bambang mengaku pernah dipukul oleh anak buah Irjen Djoko Susilo di Korlantas Polri bernama AKBP Teddy Rismawan terkait masalah simulator SIM. Aksi itu terekam CCTV dan muncul di situs jejaring sosial Youtube.

Menurut kuasa hukum Sukotjo, Erick Samuel Paat, video itu benar adanya. Kejadian itu berlangsung pada tanggal 4 Juli 2011. Sukotjo dipukul menggunakan sandal.

Dalam video itu, Teddy yang berbadan tegap memakai baju kaos putih. Sementara Sukotjo yang duduk di dekat jendela memakai baju berwarna hitam. Hadir juga sejumlah anggota kepolisian lain yang tak berseragam serta pengusaha dari PT CMMA berinisial BS, sebagai pemenang tender proyek.

Video Pemukulan Polantas di Sumba

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terekam kamera warga saat melakukan aksi pemukulan di malam tahun baru. Video itu berdurasi lebih dari 30 detik.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah aparat polisi memukul warga hingga jatuh sempoyongan. Korban pemukulan polisi diketahui bernama Hafid Harun (32). Pria yang bekerja sebagai penjual ikan ini, hingga kini masih diselimuti rasa trauma.

Hafid bersama warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perpolisian Masyarakat (FKPM), Kelurahan Kemala Putih, Kecamatan Kota Waingapu menuntut Kapolres Sumba Timur untuk memberikan sanksi tegas dan memproses pelaku secara hukum.

Geng Pita Kuning

Pada awal April lalu, terjadi serangkaian pengeroyokan terhadap warga sipil di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Pelakunya, diduga puluhan oknum TNI yang berusaha membalas dendam atas kematian Kelasi Arifin Siri yang tewas dikeroyok geng motor di Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat.

Geng yang beraksi membabi buta itu mengenakan pita kuning di lengan. Hasil penyelidikan sementara, ada 4 oknum anggota TNI AD yang ditangkap. Sementara untuk pelaku lainnya belum ada perkembangan.

Berdasarkan data CCTV yang diperoleh detikcom, geng pita kuning ini sempat mampir di sebuah SPBU Pertamina di kawasan Jakarta Utara pada Jumat (13/4/2012) dini hari. Mereka menenteng sejumlah senjata tajam, sebelum beraksi di sejumlah tempat. Korban tewas dan luka pun berjatuhan.
Halaman 2 dari 5
(mad/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads