Konflik Warga NTT-Timor Leste, Menko Polhukam: Perlu Kesepakatan Klop

Konflik Warga NTT-Timor Leste, Menko Polhukam: Perlu Kesepakatan Klop

Luhur Hertanto - detikNews
Selasa, 07 Agu 2012 11:30 WIB
Konflik Warga NTT-Timor Leste, Menko Polhukam: Perlu Kesepakatan Klop
Jakarta - Menko Polhukam Djoko Suyanto angkat bicara seputar konflik warga Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan warga Timor Leste mengenai tapal batas negara. Ia berpendapat diperlukan kesepakatan yang klop.

Menurut dia, proses perundingan antara Indonesia dan Timor Leste tentang perbatasan masih berjalan.

"Ya perbatasannya kan memang ada beberapa titik yang masih di dalam perlindungan ke dua negara. Jadi memang proses di beberapa titik itu dan proses perundingan perbatasan antara kedua negara selalu berjalan," kata Djoko sebelum rapat kabinet di Kantor PT Pertamina, Gambir, Selasa (7/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, kata dia, diperlukan kesepakatan-kesepakatan.

"Ya namanya perundingan, harus dicari kesepakatan-kesepakatan yang klop antara kedua negara," ujar dia.

Konflik itu bermula dari akvitas penggusuran lahan di wilayah netral yang dilakukan oleh warga Pasabe dari Timor Leste.

Pihak Timor Leste diduga hendak membangun kantor Bea dan Cukai di lahan itu. Warga Haumeni Ana, NTT, bersama TNI lantas menghentikan akvitas tersebut.

(aan/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini