652 Pengemis di Jakarta Terjaring Razia Selama Ramadan

652 Pengemis di Jakarta Terjaring Razia Selama Ramadan

- detikNews
Selasa, 07 Agu 2012 09:23 WIB
Jakarta - Dalam rangka penertiban dan penekanan jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jakarta, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi DKI Jakarta melakukan operasi sejak awal Ramadan, 20 Juli sampai 6 Agustus 2012. Sebanyak 652 PMKS terjaring dalam operasi tersebut.

"Dari operasi yang kita lakukan sejak tanggal 20 Juli 2012 hingga 6 Agusutus 2012, terjaring sebanyak 652 PMKS. Mereka segera kita rujuk ke panti pembinaan," ujar Seksi Rehabilitasi Dinas Sosial Provinsi DKI, Prayitno, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (7/8/2012).

Prayitno mengatakan para PMKS tersebut segera mendapat pembinaan di tiga panti sosial yang ada di Jakarta. Panti Sosial Bina Insan Kedoya membina 318 orang. Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya Dua Ceger membina 175 orang, dan di panti sosial Bangun Daya Tiga Cengkareng membina 159 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi di tiga panti tersebut 652 orang PMKS kita sebar dan lakukan pembinaan," katanya.

Prayitno mengaku operasi yang dilakukan berjalan lancar. Para PMKS seperti pengemis, pengamen, anak jalanan, pemulung, manusia gerobak, bahkan sampai joki three in one terjaring dalam razia tersebut. Operasi tersebut bertujuan untuk menyelamatkan para PMKS agar tidak terjerat ke dalam masalah yang lebih kompleks.

"Tujuan kita melakukan penertiban dalam rangka melakukan penyelamatan terhadap PMKS supaya tidak terjerumus ke masalah yang lebih kompleks. Karena ketika PMKS dibiarkan menggelandang di jalan, kalau tidak kita lakukan penyelamatan, mereka bisa saja terkena masalah di jalan seperti penyakit dan dipengaruhi orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk bertindak kriminal," jelasnya.

(ray/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads