Api yang melalap kawasan pemukiman padat penduduk di jalan di Jalan Kalimati, Benhil, Jakarta Pusat, berhasil dipadamkan. Sedikitnya, ada 480 rumah dari 4 RT yang terbakar.
"Saat ini api sudah padam, tinggal pendinganan. Total yang terbakar ada empat RT, sebanyak 480 rumah di Kelurahan Karet Tengsin," ujar Sudarmo kepala Seksi Sektor Menteng Dinas Pemadam Kebakaran (damkar) Jakarta Pusat di lokasi kejadian, Senin (6/8/2012).
Sudarmono mengatakan, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik yang terjadi di salah satu rumah dan dodukung oleh angin yang cukup kencang. Akibatnya api dengan cepat melalap ratusan rumah. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudarmono mengatakan, butuh waktu 3 jam untuk memadamkan api. Pihak Dinas Damkar pun mengerahkan sebanyak 40 unit mobil damkar. Petugas pun sempat mengalami kesulitanm, karena sulitnya menemukan sumber air dan lokasi kebakaran berada di tengah pemukiman warga yang sulit ditembus mobil pemadam kebakaran. Akhirnya, petugas pun terpaksa masuk lewat areal pemakaman Karet Bivak yang tak jauh dari lokasi kebakaran.
"Kesulitan karena sumber air sulit dan akses masuk ke lokasi kebakaran. Akhirnya mobil banyak masuk lewat kuburan, air kita ambil dari kali disamping makam," katanya.
"Butuh waktu 30 menit untuk proses pendinginan," imbuhnya.
sementara itu, wakil lurah Karet Tengsin, Ikhsan Kamil mengatakan, rumah warga yang terbakar berasal dari RT 1,2,3 dan 4 di RW 7, Kelurahan Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Warga bergotong royong memadamkan api," katanya.
Pantauan detikcom, warga masih gotong royong mendinginkan api dengan menyiramkan air melalui selang mobil damkar. Sebagian lain warga beristirahat di lokasi pemakaman Karet Bivak karena lelah membantu memadamkan api. Warga juga masih memadati lokasi makam sambil menunggu barang-barang mereka tyang berhasi dievakuasi.
(ray/ega)











































