Polda Riau Selidiki Penyelundupan Gula dan Beras

Polda Riau Selidiki Penyelundupan Gula dan Beras

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 06 Agu 2012 20:17 WIB
Jakarta - Dalam dua bulan terakhir, wilayah perairan Dumai, Riau diduga maraknya aksi penyelundupan gula dan beras. Polda Riau berjanji akan menyelidiki hal itu.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Anggaria Lopis mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (6/8/2012) di Pekanbaru. Menurut Anggaria, Polda Riau akan tetap profesional dalam menjalankan tugasnya untuk mengawasi segala bentuk pelanggaran Kantimbas termasuk dugaan penyelundupan tersebut.

"Kita akan tetap mengawasi bila memang benar ada dugaan seperti itu. Kita akan bekerja profesional dan akan tetap menindak bila terbukti adanya aksi penyelundupan tersebut," kata Anggaria.

Berbagai informasi yang dihimpun, menjelang Ramadan sejumlah pelabuhan tikus di Dumai, berjarak 200 km arah utara dari Pekanbaru marak aksi penyelundupan. Penyelundupan itu memasukan gula dan beras.

Pasokan gula dan beras impor ilegal ini, dari Riau menyebar ke sejumlah provinsi tetangga, seperti Jambi, Sumbar, dan Sumut. Aksi penyelundpan ini kian marak selama bulan Ramadan.

Padahal sesuai dengan aturan Kementrian Perdagangan, bahwa perairan Riau tidak termasuk daerah tujuan impor. Perairan Riau hanya boleh tujuan impor jenis minuman kaleng.

Maraknya aksi penyelundupan gula dan beras ini sempat menjadi perhatian mahasiswa di Riau. Malah mahasiswa berencana hari ini akan turun ke jalan melakukan aksi demo ke Mapolda Riau terkait penyelundupan itu.

Sayangnya, ternyata hari ini sekelompok mahasiswa yang sudah menginformasikan ke wartawan akan turun ke jalan, ternyata batal. Tidak jelas apa alasan pembatalan aksi demo tersebut.



(cha/mad)


Berita Terkait